Beberapa Pengertian Bimbingan Konseling

Terdapat beberapa definisi yang dapat kita pakai sebagai acuan pembahasan kita tentang bimbingan konseling:
Donald G. Mortensen dan Alan M. Schrnuller (1976) mengemukakan bahwa: “Guidance
may be defined as that part of the total educational program that helps provide the
personal opportunities and specialized staff services by which each individual can
develop to the fullest of his abilities and capacities in terms of the democratic idea.”

Shertzer dan Stone (1971: 40) mengartikan bimbingan sebagai process of helping an
individual to understand himself and his world (proses pemberian bantuan kepada
individu agar mampu memahami diri dan lingkungannya).”

Sunaryo Kartadinata (1998: 3) mengartikannya sebagai “proses membantu individu untuk
mencapai perkembangan optimal.”

Roehman Natawidjaja (1987: 37)
mengartikan bimbingan sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang
dilakukan secara berkesinambungan, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya,
sehingga dia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak secara wajar, sesuai
dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, dan kehidupan
pada umumnya. Dengan demikian dia akan dapat menikmati kebahagiaan hidupnya, dan
dapat memberi sumbangan yang berarti kepada kehidupan masyarakat pada umumnya.
Bimbingan membantu individu mencapai perkembangan diri secara optimal sebagai
makhluk sosial.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s